Perjalanan 2018: Pertama Kali ke Yogyakarta (Bagian 1)

Saya masuk menjadi IT Support dipertengahan tahun lalu tidak sempat merasakan training IT. Sehingga ketika mendapat undangan pelatihan menjadi senang dan penasaran.

Karena akan ketemu dengan teman-teman dari IT Kalimantan dan IBT (Indonesia Bagian Timur) yang region saya. Serta teman-teman IT dari region lainnya.

Training tersebut dilaksanakan pada tanggal 13 sd 15 April diakhir pekan. Saya pun minta izin pulang duluan dari kantor pada hari Kamis karena pergi sore supaya malam di Banjarbaru tidak telat ke Bandara yang jadwalnya penerbangan pagi.

Perjalanan ke Yogyakarta dimulai dari Barabai, pergi jam 4 sore dijemput Travel Intan dari Kota Tanjung, Tabalong. Tempat peristirahatan pertama di Rumintin tepatnya Rumah Makan Al Barokah. Rumah Makan ini merupakan tempat favorit persinggahan travel dari Hulu Sungai ke Banjarmasin/Banjarbaru atau sebaliknya.

rumah makan, al barokah, tapin, tambarangan
Rumah Makan Al Barokah, terletak di Jl. Ahmad Yani KM 103, Tambarangan, Tapin, Kalsel.

Jam 8 malam saya sudah sampai di daerah Bandara Syamsuddin Noor tepatnya kantor Travel Intan. Sempat buang air kecil disana, saya duduk nunggu teman saya Sutan Takdir Alam pulang dari kantornya di Bandara.
Pertemuan singkat membicarakan kabar keluarga dan pekerjaan. Akhirnya ditutup dengan perpisahan menyerahkan titipan Kue Lam dan Apam Barabai.

Selanjutnya, jam 11 Herrye Satriatna datang dari Banjarmasin. Kemudian menginap di Penginapan Ashofa samping Alfamart daerah Bandara. Berikutnya jam 03.30, kami keluar dari penginapan menuju Bandara untuk check in. Dan menunggu sampai jam 06.30 untuk terbang menuju Yogyakarta. Pesawat terbang sesuai jadwal menuju Yogya, namun karena kurang jam tidur, akhirnya saya melanjutkan tidur hinga terbangun sudah berada di atas udara Yogya.

Ketika turun dari pesawat menuju ruang kedatangan Bandara Adi Sucipto ternyata cukup dekat hanya jalan kaki saja. Dan luas bangunan ruang kedatangan yang kecil bagi saya.

This slideshow requires JavaScript.

Selanjutnya kami ke hotel dijemput dari panitia pelatihan, barengan dengan ITRM yang datang dari Makassar. Sampai di hotel, melakukan check in dan disuruh makan di restoran hotel. Fyi, hotel saya menginap adalah The Jayakarta Hotel, lokasinya dekat dengan Bandara dan berseberangan Transmart.

This slideshow requires JavaScript.

Selesai dari restoran hotel, balik ke kamar dan mandi pagi karena dari Banjarbaru belum mandi hahaha. Rencana setelah mandi jalan-jalan lah ke Malioboro.

Jalan Jalan ke Malioboro

Selesai mandi, bersiap-siap saya dan Herrye menuju Malioboro. Kami berencana untuk cari oleh-oleh takutnya tidak sempat karena padatnya acara sampai hari Minggu.

Gabunglah Satriawan, IT Engineer dari Palu yang baru datang. Kami naik taksi online menuju Malioboro. Perjalanan yang menakjubkan bagi saya karena pertama kali menginjakkan kaki di sini. Sehingga saat di mobil selalu tengok kiri dan kanan.

Supir taksi online pun menurunkan kami di pasar Beringharjo. Pusat penjualan batik terbesar di Yogya, karena itu yang pengen dicari akhirnya keliling pasar. Saya fokus mencari baju batik untuk anak dan istri. Akhirnya, ada dapat 2 baju batik untuk anak dan 1 baju untuk istri. Selain itu juga beli 1 baju untuk anak ponakan saya yang laki-laki. Rasa sesal ada sih karena ga bisa belikan anak ponakan cewek oleh-oleh, rencananya tas batik tapi saya berubah pikiran, dan akhirnya ga jadi terbeli sampai hari Minggu pulang.

Sore Balik ke Penginapan

Menjelang sore kami balik ke penginapan, karena sudah dicari untuk registrasi dan mulai pelatihan IT oleh panitia. Sampai di hotel, kami disuruh makan dan selanjutnya diberi kemeja untuk baju dinas IT Engineer di kantor.

Terus jam 4 acara dimulai dengan pembukaan dari PT. Mitra Infoparama (MIP) dan Bank BTPN. Nah disini ada kejutan yang tak terduga bagi saya adalah saat pengumuman Best IT Engineer setiap regional (wilayah). Saya masuk regional Kalimantan & IBT (Indonesia Bagian Timur).

Awal pengumuman, yang dibacakan adalah runner-up dan tak terduga juga si Herrye yang mendapatkannya. Herrye tidak percaya kalau terpilih sampai saya teriak untuk maju ke depan.

Habis pembacaan runner-up, yang juara pertama ternyata saya. Its Amazing, saya kaget dan tidak percaya ketika melihat foto saya beserta keluarga nampang di slide pengumuman. Yang kagetnya itu foto saya dengan keluarga kecil itu mungkin panitia dapatnya dari WA. Dan ternyata foto itu yang ambil adalah IT Regional Manager saya, karena kalo minta langsung takut ketahuan, hehe.

This slideshow requires JavaScript.

Depan panggung saya mendapatkan sertifikat dan hadiah voucher dan berfoto dengan perwakilan MIP, BTPN dan ITRM. Setelah itu sampai duduk dikursi pun masih tidak percaya mendapatkan penghargaan itu.

Bagaimana tidak, saya baru masuk kerja Juni 2017 dengan pengalaman tentang IT Support yang minim. Syukur Alhamdulillah banyak bantuan teman-teman di IT Regional, ITRM, BTPN baik pusat maupun Barabai dan MIP yang buat saya mampu menjalankan segala tugas yang diberikan.

Berikutnya, ada coffee break dan dilanjutkan update dari BTPN yaitu berbagai divisi IT. Hingga Magrib kami ishoma, baru lanjut materi sampai terakhir dari MIP yang menutup acara.

Malam ke Malioboro Lagi

Yup, kami ke Malioboro lagi tapi dengan personil lebih banyak. Saya dan Herrye, ditambah dengan teman IT Kalimantan yaitu Mas Arifin, Mas Satria dan Evan melanjutkan jalan-jalan ke Malioboro menemani mereka yang datang ke Yogya siang.

Perjalanan yang ngalor ngidul melihat suasana malam di Malioboro yang penuh dengan manusia. Kami berjalan kaki ke arah pasar Beringharjo dari Monumen Serangan Umum 1 Maret hingga duduk di kursi-kursi yang disediakan di trotoar karena penat.

Hingga akhirnya karena saking lelahnya, kami pun pulang ke Hotel untuk beristirahat. Besok Sabtu lebih lelah lagi karena outbound.

Sumber Foto : Dijepret Sendiri dan Panitia

Hai.. Tinggalkan Komentar Terbaik Kamu!