UKM, Fotografi Produk, “Opo Meneh Blogger?” Sampai Petani Sukses Diundang Jokowi

Jadi, pada hari Kamis, 18 Mei 2017, Komunitas Blogger Banua mendapatkan undangan dari LPB BAPRIDA (Lembaga Pengembangan Bisnis Banua Prima Persada). Nah, yang pergi memenuhi undangan adalah saya dan Miftah Farid (Ayead). Kedatangan tersebut untuk meliput acara yang mereka adakan untuk mitra binaan UKM.

Kegiatan tersebut dinamakan “Pelatihan Fotografi Sederhana untuk Produk UKM Mitra Binaan LPB BAPRIDA” yang berlangsung di kantor mereka Jl. A. Yani Km. 94, Pulau Pinang, Binuang, Kab. Tapin. Sehingga perjalanan dari Banjarbaru mulai pagi hari karena akan memakan waktu sejam pakai sepeda motor. Sambil menunggu Ayead yang diam di Banjarmasin dan ketemu di Banjarbaru akhirnya kami pergi berdua menuju tempat acara jam 7.30.

Sempat singgah sebentar di Binuang untuk minum dan istirahat, kami pun melanjutkan dan sampai sekitar jam 9.00. Acara dimulai jam 9.15 dengan dibuka sambutan dari Koordinator LPB yaitu Bapak Djoko Handono Warih yang mengenalkan LPB BAPRIDA dan sosialisasi member YDAB. Selanjutnya ada sambutan dari Bapak Rusdi Asri yang mengenalkan LKM (Lembaga Keuangan Mikro) Berkah Banua).

Bang Beri Mardiansyah menjelaskan fotografi dengan contoh produk

Selanjutnya, materi fotografi produk dibawakan Bang Beri Mardiansyah. Beliau dikenal sebagai redaktur Radar Banjarmasin dan Prokal.co. Pengetahuan tentang fotografi disampaikan melalui slide dan praktek langsung.
Keseruan terjadi saat praktek menggunakan mini studio. Mulai dari Bang Beri memperagakan hingga para peserta pelatihan mencoba memotret produknya masing-masing baik menggunakan kamera DSLR/SLR atau smartphone.

fotografi, produk, foto, kamera, smartphone
Ramenya foto produk oleh peserta UKM

Peserta pelatihan sendiri adalah mitra binaan UKM LPB BAPRIDA, dimana mereka dibina, dibimbing, ditinjau lokasi usahanya, ditingkatkan keterampilan hingga dibantu pemasarannya. Jenis produk UKM mulai dari olahan cabai dalam kemasan, keripik, amplang, madu botol, dan masih banyak lagi.

Salah satu produk UKM yang unggulan dari Kab. Tapin adalah olahan cabai dalam kemasan seperti abon dan sambal. Banyak yang belum tahu, di Kab. Tapin tepatnya Desa Hiyung terdapat pertanian cabai yang terkenal pedasnya daripada cabai biasa. Saking populernya hingga nama cabai diambil dari nama desanya yaitu Cabai Hiyung.

UKM, produk, cabai, abon, kemasan
Salah satu produk UKM olahan cabai dalam kemasan

Setelah praktek fotografi produk selesai, Bang Beri melanjutkan sisipan materi tentang pengenalan internet. Nah, lucunya karena banyak peserta adalah orang tua yang jarang atau tidak pernah menggunakan internet, hingga jadi bahan tertawaan. Mulai dari pertanyaan apa itu Facebook? Sampai keheranan peserta saat kami dikenalkan Bang Beri sebagai Blogger. Akhirnya Bang Beri pun berujar, “Opo Meneh Blogger?” dan disambut tawa gelak seisi ruangan.

Hadir juga diacara tersebut, petani binaan LPB yaitu Bapa Misran. Beliau bersama teman-teman petani di Desa 3A, Kec. Simpang Empat, Kab. Banjar membuat agroforestry. Beliau mengelola sumber daya berupa kelola hutan dengan menanam komoditas atau tanaman pertanian yang jangka pendek hingga peternakan dan perikanan.

LPB BAPRIDA, petani
Dari kiri ke kanan, Bapak Djoko (LPB BAPRIDA), Bapak Rusdi (LKM Berkah Banua), Bapak Misran, dan Teman Bapak Misran yang lupa nanya namanya

Banyak cerita yang diutarakan beliau saat istirahat siang tersebut. Beliau mendapatkan pembinaan lalu dibawa ikut ke berbagai daerah yang berhasil melakukan agroforestry seperti di Lembang dan Bogor.  Pemuda di desa juga diajak untuk menggarap lahan dan tidak malu dengan pekerjaan sebagai petani. Tidak hanya itu, beliau akan diundang untuk presentasi di hadapan Bapak Presiden Joko Widodo saat di Kalimantan Tengah bulan Juni.

Acara ini berakhir pada jam 14.30 siang, sedangkan kami baru pulang jam 15.00.

Hai.. Tinggalkan Komentar Terbaik Kamu!