Perjalanan 2018: Pertama Kali ke Makassar (Bagian 1)

Tanggal 24 Juni 2018, saya pergi ke Makassar dengan tujuan kerja yaitu mem-backup kantor cabang karena project aplikasi terbaru yang di launching ke seluruh Indonesia.

Project tersebut jadwalnya bersamaan di cabang Makassar dan sekitarnya sehingga diperlukan IT Engineer tambahan untuk membantu kelancaran penggunaan aplikasi oleh karyawan.

Melalui posting blog ini dibagi 2 artikel, karena saya melakukan travelling ke Makassar dari tanggal 24 sampai dengan 27 Juni 2018.

Dari Barabai ke Banjarbaru

Minggu pagi 24 Juni 2018, saya pergi ke Banjarbaru menuju Bandara Syamsuddin Noor untuk pesawat jam 6 sore. Menggunakan transportasi darat yaitu travel dari Barabai ke Banjarbaru. Langsung diantarkan ke Bandara tepat jam 12 siang. Selanjutnya sholat dan makan, terus melihat keadaan masih lama check-in.

Coba chat teman saya si Sutan apakah giliran kerjanya di Minggu siang tersebut. Ternyata pucuk dicinta ulam pun tiba, Sutan ada dan saya ketemuan dengan dia sambil nunggu check-in jam 5an.

Jam 5an saya chek-in terus ke ruang tunggu. Dan jam 6, masuk ke pesawat Lion Air. Disana saya satu kursi dengan orang yang baru dikenal, ngomong dengan dia ternyata LDR-an dengan istrinya yang asli Banjar sedangkan dia orang Makassar dan kerja disana. Jadi dia ke Banjarbaru untuk nemui istri dan anaknya.

This slideshow requires JavaScript.

Sampai di Bandara Makassar

Tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar merupakan kali pertama saya menginjakkan kaki di Sulawesi Selatan dan Pulapu Sulawesi. Wow, Bandara Internasional yang bagus dan ramai, mudahan Bandara Syamsuddin Noor cepat selesa pembangunannya.

Turun dari pesawat karena tidak perlu nunggu barang, cuma bawa tas punggung dan plastik makanan khas Barabai. Saya tunggu IT Engineer dari Papua yang sama ditugaskan ke Makassar dengan penerbangan kurang lebih sama.

Eh ternyata dia barengan sampai di Bandara. Dan langsung kami keluar untuk cari tumpangan ke Hotel. Adam teman dari Papua pun inisiatif untuk memesan Grab/Go-Car. Kami pun pesan dan disuruh oleh supirnya ke parkir yang ditentukan, setelah sesuai mobilnya kami naik dan meluncur ke pusat kota

Neon Box Ramayana Hotel Makassar
Neon Box Ramayana Hotel Makassar

Menginap di Kota Makassar

Perjalanan melewati jalan tol hingga memasuki kota Makassar yang ramai sekali yang sudah masuk kategori Kota Metropolitan. Hingga sampai di hotel Ramayana Jl. Bawakaraeng, milih hotel ini karena paling dekat dengan kantor BTPN KC Makassar.

Kantor BTPN KC Makassar di foto dari seberang jalan
Kantor BTPN KC Makassar di foto dari seberang jalan

Selesai check-in di hotel lalu mandi, saya dan Adam keluar untuk cari makan malam. Karena Adam pernah ke Makassar dia tunjukkan kantor BTPN yang dekat dengan hotel.

Tidak jauh dari hotel menemukan warung ayam goreng. Lalu pesan makanan disana hingga makan habis selesai sampai nambah karena kelaparan hahaha.
Pulang dari warung tersebut kembali ke hotel untuk istirahat, karena pagi langsung ke kantor cabang.

This slideshow requires JavaScript.

Hari Senin Kerja di Cabang Makassar

Bangun pagi lanjut mandi, terus berpakaian dan siap-siap keluar untuk makan pagi di hotel Ramayana. Setelah itu ke ruang makan memilih sarapan yang disediakan.

Suasana di dalam Ramayana Hotel Makassar
Suasana di dalam Ramayana Hotel Makassar tepatnya di ruangan tengah yang terbuka

Sebelum ke kantor kami pun ke Indomaret dekat hotel untuk beli yang diperlukan. Kalo saya beli air minum dan alat cukur. Abis dari Indomaret lanjut ke kantor BTPN . Lanjut cerita ke bagian berikutnya.

Sarapan di Ramayana Hotel Makassar
Sarapan di Ramayana Hotel Makassar

Hai.. Tinggalkan Komentar Terbaik Kamu!